Senin, 27 April 2015

Usaha Franchise

Yang di maksud dengan Franchise dalam bahasa Indonesia adalah istilah yang biasanya dikenal dengan waralaba. Franchise atau waralaba adalah sebuah metode dalam sistem distribusi barang atau jasa. Metode ini membentuk suatu model hubungan kerjasama bisnis antara franchisor (pemilik usaha) dengan franchisee (pemilik modal/investor).

Franchisor (Pewaralaba), yaitu pihak yang menjual atau meminjamkan hak dagangnya, atau merk dagangnya serta sebuah sistem bisnis untuk menjalankan bisnis tersebut.

Franchisee (Terwaralaba), yaitu pihak yang membayar royalti dan biaya lainnnya yang dipersyaratkan oleh franchisor untuk dapat menggunakan merk dagangnya serta sistem bisnis yang dirancang oleh franchisor.

Franchise merupakan bentuk duplikasi bisnis yang telah sukses dan mempunyai brand yang sudah dikenal. Dengan demikian calon investor yang ingin membeli franchise tidak harus menajalankan bisnis dari nol. Tidak harus dipusingkan dengan nama produk, jenis produk, produksi, dan pemasaran. Mereka hanya menjalankan sistem yang telah berjalan dengan baik dan telah teruji keberhasilannya.

Kegiatan franchise adalah cara untuk mengembangkan dan melebarkan sayap usaha dengan bekerja sama dengan berbagai pihak yang mempunyai modal dan ingin membuka usaha tetapi tidak memiliki brand yang bagus dan terkenal. Perusahaan yang membuka franchise biasanya adalah perusahaan terkenal dan sudah terjamin dari segi kualitas produk, pelayanan dan cara memasarkan produknya. Secara teknis, kontrak kerja antara franchisor dan franchisee inilah yang disebut franchise, tetapi kini kata franchise lebih sering dianalogikan sebagai cara dari franchisee menjalankan bisnisnya.

Keuntungan Berbisnis Franchise
Keuntungan berbisnis franchise jika dilihat dari sisi franchisee dan franchisor adalah kerjasama yang saling menguntungkan dan membutuhkan. Franchisor butuh modal dan perluasan jaringan, franchisee butuh produk terkenal yang mudah dijual dan dipasarkan.

Seorang franchisee (orang yang membeli franchise) diuntungkan dengan sistem kerjasama franchise. Ia tidak perlu repot-repot menyiapkan, menentukan, memasarkan produk yang akan dijual dari nol. Semua mudah, cukup tinggal jalankan saja dan menjual produk yang sudah teruji dan dikenal masyarakat luas.
Orang yang punya modal, ingin berbisnis tetapi belum tahu dan khawatir dengan resikonya, bisa mencoba bisnis franchise. Tidak perlu merintis bisnis dari awal, cukup menjalankan model yang sudah ditetapkan franchisor.
Bagi franchisor, mem-franchisekan bisnisnya adalah peluang untuk mengembangkan bisnis dan distribusi produk-produknya secara lebih luas tanpa harus menguras modal yang besar, tanpa harus membuka gerai sendiri di berbagai tempat, yang tentunya memerlukan modal yang besar. Jadi bisnis franchise merupakan salah satu cara untuk melakukan penetrasi pasar yang lebih luas lagi dengan bantuan franchisee. Dengan semakin banyaknya franchisee maka semakin kuat jaringan bisnis yang dimilikinya.

Faktor-Faktor Yang Membuat Usaha Franchise Menjadi Sukses:

1. Adanya inovasi pada produk.
2. Minat yang tinggi oleh konsumen.
3. Keunikan dari produk itu sendiri.
 4. Pemasaran yang tepat sasaran.
 5. Lokasi yang strategis dan nyaman bagi pengunjung.

Faktor-Faktor Yang Membuat Usaha Franchise Menjadi  Kurang Sukses:

1. Tidak adanya inovasi produk.
 2. Masyarakat atau konsumen yang kurang paham mengena produk.
3. Tidak adanya minat dari konsumen.
4. Kalah bersaing dengan usaha sejenis.
5. Kualitas yang kurang baik dari produk itu sendiri.
 6. Pelayanan yang kurang memuaskan terhadap konsumen
7. Produk musiman

Adapun Usaha franchise yang sukses membutuhkan people skill. Terdapat tiga indikator penting yang bisa dijadikan panduan, yaitu:

1. Brand yang sudah kuat dan dikenal
2. System, mulai dari sistem kontrol, payroll karyawan, sistem setoran harian.
3. Support terhadap manajemen, mulai dari rekrutmen karyawan, pencarian lokasi strategis, training karyawan, desain interior hingga quality control, supply bahan baku, dan memastikan semua berjalan sesuai standar.

Untuk anda yang ingin mempunyai usaha sendiri dan menjadi seorang franchisor, langkah pertama yang bisa dilakukan adalah mendapatkan Surat Tanda Pendaftaran Waralaba. Menurut PP No. 42 Tahun 2007 tentang Waralaba, terdapat 6 syarat usaha waralaba yang harus dipenuhi, yaitu:

1. Memiliki ciri khas usaha
2. Terbukti sudah memberikan keuntungan
3. Memberikan standar pelayanan dan barang dan/atau jasa yang ditawarkan secara tertulis
4. Mudah diajarkan dan diaplikasikan
5. Adanya dukungan yang berkesinambungan; dan
6. Hak Kekayaan Intelektual yang telah didaftarkan Sebelum sharing session ditutup, seidikit membagikan rahasia dari bisnis kuliner yang sukses, yaitu “Tiada Hari Tanpa Jualan, Haram Tidak Jualan Tiap Hari”.

Berikut adalah beberapa orang Franchisor yang usaha nya sudah sukses dan eksis di Indonesia.

Ø    Nama waralaba : Campina Scoop Counter
Franchisor : PT Campina Ice Cream Industry
Bidang usaha : Garai Es Krim
Keunikan : Garai Es krim, satu grup dengan es krim Campina, pemain es krim terbesar di Indonesia.
Berdiri :-
Waralaba Fee: sistem paket investasi
Total modal awal : Rp 4 juta
Perkiraan BEP : 3 bulan
Alamat : Jalan Duri Kosambi no 12 Cingkareng, Jakarta 11750. Telp: 021-5414141 Fax: 021-6194558

Ø    Nama waralaba : Inke
Franchisor : PT. Duta kalingga Pratama
Bidang usaha : Garai Refill Printer
Keunikan : Refill Printer.
Berdiri : 2006 (Indonesia)
Waralaba Fee: sistem paket investasi
Total modal awal : Rp 55 Juta (diluar sewa tempat)
Perkiraan BEP : 4bulan
Alamat : Jl Griya Agung no 3 Sunter Agung, Jakarta 14350. Telp: 021-6410730


Ø    Nama waralaba : Kebab Turki
Franchisor : Hendy Sutiono
Bidang usaha : Garai Kebab
Keunikan : Garai Kebab yaitu makanan khas timur tengah berupa daging sapi panggang yang dibungkus roti khusus.
Berdiri : 2003
Waralaba Fee: sistem paket investasi
Total modal awal : Rp 40 juta Rp 60 juta dan Rp 80 juta

Perkiraan BEP : 19 bulan
Alamat : Semolowaru Elok 1 / 17 Surabaya. Telp: 031-70641912. Fax: 031-5949112

Ø    Nama waralaba : PanelNeon
Franchisor : PT JPG Technology
Bidang usaha : Garai neon panel
Keunikan : Memproduksi neon panel yaitu semacam neon box dengan teknologi baru yang dikembangkan PT JPG sehinggga neonbox yang dihasilkan lebih kaya warna dan bentuk gambar yang ingin ditampilkan lebih banyak .
Berdiri : 2000
Waralaba Fee: sistem paket investasi
Total modal awal : Rp 125 juta
Perkiraan BEP : 3 bulan
Alamat : Jl Pondok Mas V / 69 Baros - Cimahi, Bandung- Jawa Barat. Telp: 022-70123440

Ø    Nama waralaba : Star Express
Franchisor : PT Star Express Logistik
Bidang usaha : Garai Kurir
Keunikan : Garai Kurir dari kelompok star grup
Berdiri : 2003 (mulai franchise 2006)
Waralaba Fee: -
Total modal awal : Rp 35 juta
Perkiraan BEP : -
Alamat : Jl Jendral Basuki Rahmat. No 21 Cipinang besar selatan , Telp: 021-8568282 Fax: 021-8566098


Jadi Kesimpulan nya adalah Franchise adalah hubungan kemitraan antara usahawan yang usahanya kuat dan sukses (mempunyai merek dagang ternama) dengan usahawan yang relative baru atau lemah dalam usaha tersebut dengan tujuan memperluas usahanya dan saling menguntungkan, khususnya dalam bidang usaha penyediaan produk dan jasa langsung kepada konsumen. Franchise juga merupakan bisnis yang cukup mudah untuk mendapatkan keuntungan, terutama bagi franchisor karena franchisor tidak perlu membuang biaya yang berlebih untuk membuka cabang baru di tempat lain untuk mengembangkan bisnisnya. Melainkan cukup dengan bisnis franchise usahanya dapat berkembang di berbagai tempat.


Daftar Pustaka : 

http://devit1104.blogspot.com/2009/04/50-waralaba.html

- http://suksesbisnisusaha.com/usaha-waralaba/daftar-usaha-waralaba-terlaris-di-indonesia

- http://lindapushyy.blogspot.com/2012/11/pengertian-waralaba-franchising.html

- http://bisnisfranchiseindonesia.com/apa-itu-franchise-pengertian-franchise-franchisor-dan-franchisee/

- http://taufikav.blogspot.com/2013/10/kisah-pengusaha-muda-sukses.html

- http://www.academia.edu/10357308/Pengertian_Waralaba_dan_Waralaba_Sukses_di_Indonesia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar